Kamar Tidur Untuk Kakak dan Adik

Terkadang anak-anak itu menjengkelkan karena tingkah lakunya yang tidak mau diatur. Tidak hanya itu, anak-anak juga bisa sangat lucu sekali ketika mereka melakukan hal yang aneh. Tanpa terkecuali jika anak tersebut sedang berinteraksi dengan kakak atau adiknya, kadang berantem, kadang kompak, kadang saling bersekongkol, dan lain-lain.

Anda sebagai orang tua sudah sepatutnya untuk mendukung segala aktivitas mereka meskipun terkadang mereka pasti sangat menjengkelkan. Rasa kekeluargaan dan harmonis kakak beradik dalam sebuah keluarga harus dibangun sejak dini. Orang tua lah yang berperan sebagai fasilitator harusnya mengetahui cara-caranya. Salah satu tips untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mendesain kamar tidur anak untuk kakak dan adik.

1. Berunding dengan Mereka

Untuk mendesain kamar kaka-adik, lebih baik anda merunding dengan mereka. Kamar seperti apa yang mereka inginkan untuk dibuat. Jika adik-nya belum cukup mengerti dan belum cukup umur untuk membicarakannya, anda bisa berunding dengan kakak nya. Namun, biasanya ketika anda berunding dengan salah satu dari anak tersebut, permintaannya selalu aneh-aneh dan tidak mudah dimengerti. Mungkin anda bisa merekomendasikan beberapa gambar kemudian mereka lah yang memilihnya.Pastinya mereka akan menyukai konsep tempat tidur yang banyak mainannya bagi laki-laki atau banyak boneka nya bagi perempuan. Tapi, harus diingat, dalam berunding bersama anak anda, tetap harus dilakukan pemilihan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Meskipun kamar tidur mempunyai fungsi utama sebagai tempat untuk beristirahat, namun anda juga harus mengisi dengan furniture-furniture yang mendukung tumbuh kembang para anak-anak nya.

2. Tempat tidur bertingkat

Tips nomor dua ini sangat cocok dan sangat berguna untuk anda yang memiliki ukuran ruangan tidak terlalu besar. Dengan menggunakan tempat tidur bertingkat, anda bisa menghemat luas ruangannya sehingga bagian yang kosongnya bisa anda alokasikan dengan barang-barang yang lain. Tempat tidur bertingkat ini juga akan membuat anak-anak semakin kompak lho.
Namun, tentu saja harus diingat dalam pemilihan tempat tidur bertingkat, anda harus memilih tempat tidur yang memang benar-benar pas, kuat, dan cocok untuk mereka. Pada dasarnya tempat tidur bertingkat itu dapat dibagi menjadi dua, yang ukurannya tinggi dekat dengan langit-langit, atau yang ukurannya rendah. Nah, anda harus berunding dengan anak-anak karena takutnya jika salah satu anak yang takut ketinggian, ia enggan untuk tidur di tempat bertingkat tersebut.

3. Pisahkan barang pribadi tiap anak

Meskipun satu kamar digunakan untuk dua orang anak atau lebih. Namun anda tetap harus mengajarka privacy pada mereka. Sebaiknya dalam kamar nya anda memisahkan barang pribadi, misalnya dengan membuat meja belajar lebih dari satu, etalase atau lemari yang berbeda untuk setiap anak, dan lain-lain. Dengan begitu mereka juga akan terbiasa menyimpan barang ke tempat pribadinya sendiri.

Menggunakan tips ini untuk membuat desain kamar tidur anak tentu juga akan meningkatkan kecerdasn, daya ingat, dan kedisiplinan lho. Tapi, meskipun begitu anda tetap harus menanamkan rasa saling membantu, misalnya si kakak meminjamkan barang nya untuk si adik, dan lain-lain. Orang tua tetap harus bisa memilah, memberikan batas privacy, dan mendidik mereka disini.

4. Buat spot Bermain

Jika anda mempunyai kamar tidur untuk anak dengan ukuran yang cukup besar. Sebaiknya anda juga menyisakan satu spot luas untuk bermain mereka. Mungkin anda juga bisa menambahkan furniture dinding tulis, permainan tambahan, dan lain-lain. Dengan membuat spot bermain dalam sebuah ruangan, tentunya anak-anak bisa lebih terarah dan fokus karena mereka bermain hanya di satu tempat itu.
Pastinya setelah anak-anak bermain, apalagi jika membawa teman-teman sekolahnya, mereka selalu meninggalkan jejak alias berantakan. Mungkin hal tersebut merupakan hal yang menjengkelkan bagi orang tua. Tapi ketika anda membuat spot bermain khusus di kamar nya, palingan yang akan berantakan itu hanya spot kamar nya saja, tidak akan berantakan di ruang keluarga, ruang tamu, atau ruangan lainnya. Tentu pekerjaan anda untuk membersihkan itu semua menjadi lebih mudah dan cepat.

5. Buat Peraturan untuk Mereka

Ajarkan kedisiplinan dari sejak kecil. Ada baiknya anda membuat peraturan untuk kakak dan adik sehingga mereka lebih disiplin dalam melakukan suatu hal. Tidak usah repot-repot membuat peraturan yang menyeramkan seperti di sekolah-sekolah. Anda bisa membuat peraturan simpel baik tertulis atau tidak tertulis, misalnya peraturan merapikan kamar setelah bangun tidur, merapikan mainan yang tergeletak, dan lain-lain.
Mungkin untuk pertama kali mereka akan susah menyesuaikan diri dengan peraturan tersebut. Namun lama kelamaan mereka juga akan menurut kok pada peraturan-peraturan tersebut dibarengi dengan anda sebagai orang tua yang harus terus mendidik, memberi perhatian, dan memberi penjelasan mengenai peraturan-peraturan yang dibuat kepada mereka. Pastikan mereka juga tetap kompak dan akur satu sama lainnya.

Dengan begitu, dijamin deh anak-anak anda akan semakin harmonis, kompak, dan saling menyayangi hingga tua. Tentu pastinya banyak sekali memori ketika kecil yang akan diingat mereka selama bersama dalam satu kamar, hal itulah yang membuat mereka akan terus mengingat satu sama lain. Dengan menyatukan kamar untuk kakak dan adik juga, mereka akan terlatih jiwa sosialnya, terlatih skill diskusi dengan sesama nya.

Berbeda dengan kamar kakak adik yang dipisah, mereka akan cenderung sendiri dan cenderung tidak terlalu mengenal satu sama lain alias nilai kekompakan dan kekeluargaan nya minus. Eits tapi ingat, setiap kelebihan pasti ada kekurangannya!
Sebenarnya ada kekurangan dan kecemasan yang pastinya orang tua rasakan ketika kamar kakak dan adik itu disatukan, takutnya mereka akan saling bergantung hingga dewasa karena dari kecil sudah terbiasa bersama. Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai orang tua tentu harus pintar-pintar saja dalam mendidik mereka

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thatís great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before itís published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>