Keramik Dinding Bikin Rumahmu Keren

Mempercantik rumah bisa dengan cara apapun, dengan menata ruangan, dengan menambah pernak-pernik, bingkai di dinding, tanaman hias, dan lain sebagainya. Untuk mempercantik tembok pun sama, terdapat banyak cara untuk mempercantik tembok rumah. Bicara soal dindind rumah, mungkin kebanyakan orang akan mempercantik dengan wallpaper atau dengan cat warna-warni. Selain dua cara itu, ada cara yang lain loh! Kita bisa menggunakan keramik dinding untuk menyulap dinding rumah kita.

 

Salah satu keunggulan keramik dinding ialah desainnya tersedia dalam beragam warna, motif, dan tekstur. Kamu bisa bebas memilih keramik dinding yang sesuai dengan suasana, kesan, atau efek ruangan yang ingin kamu ciptakan. Selain bertambah indah, rumahmu akan lebih terkesan mewah sekaligu elegan. Apalagi kalau kamu rajin membersihkannya, pasti akan tampak semakin berkilau.

Tak hanya bernilai estetika, keramik dinding pun lebih tahan lama dibandingkan cat tembok biasa yang mudah retak serta terkelupas. Keramik dinding merupakan bahan yang kuat, karena proses produksinya harus dipanaskan dengan suhu mencapai 1200 derajat celcius.

Sebelum memasang keramik dinding pada rumahmu, kenali dulu jenis-jenis keramik dinding. Macam-macam keramik dinding ini terkadang berbeda fungsi dan corak. Dengan mengetahui jenis-jenis keramik dinding berikut, kamu pasti lebih mudah memilih tipe keramik dinding yang sesuai desain favoritmu.

1. Keramik Dinding Berglasir (Glazed Wall Tile)

Ubin keramik dinding merupakan jenis yang paling banyak dicari dan bisa ditemukan di mana pun. Materialnya tersusun dari tanah liat, mineral, dan sejumlah bahan pelarut yang dicampur jadi satu. Setelah selesai, terbentuklah keramik dinding dengan struktur yang sangat kuat. Hal ini karena pencetakannya mesti melalui proses pemanasan di bawah suhu yang sangat tinggi, sekitar 2500 derajat Fahrenheit.

Kekurangannya, proses tersebut menyebabkan ubin keramik dinding berpori dan akhirnya sulit dibersihkan. Selain itu, desainnya pun tidak menarik. Maka dikembangkanlah model ubin keramik dinding yang memiliki lapisan glasir.

Lapisan glasir tersebut ditembakkan sedemikian rupa hingga mampu menyatu secara sempurna pada badan keramik dinding. Lapisan inilah yang akan membentuk beragam motif keramik dinding. Ada motif bunga, batu, dan bambu. Dengan lapisan ini pula, keramik dinding menjadi lebih tahan air, anti api, serta mudah dibersihkan karena padat dan tidak berpori.

Kelebihan lain keramik dinding berglasir adalah bobotnya yang ringan sehingga sangat mudah dipasang pada permukaan vertikal. Namun saking ringannya, keramik dinding berglasir hanya bisa diaplikasikan pada dinding saja. Tidak cocok dipasang di lantai karena tidak akan cukup tahan lama menahan beban lalu lintas pejalan kaki. Biasanya tipe jenis ini cocok diaplikan pada ruang tamu yang menginginkan kesan mewah.

Terkait tingkat ketahanan keramik dinding, kamu bisa mengeceknya berdasarkan skala PEI (Porcelain Enamel Institute). Skala PEI ini akan mengklasifikasikan keramik dinding berdasarkan ketahanan (deciding on durability) terhadap abrasi, goresan benda tajam, serta tumpahan material tertentu.

2. Keramik Mozaik (Mosaic Tile)

Jenis keramik dinding yang satu ini sangat terkenal atas keunikannya. Warna, motif, serta teksturnya dijamin akan memikat setiap mata. Bahkan, kamu bisa menentukan sendiri motif yang diminati (customized design). Rumahmu pasti terasa lebih hidup dan tidak monoton.

Banyak keunggulan yang dimiliki keramik dinding mozaik. Selain mempercantik tampilan rumah, perawatannya pun mudah. Cukup gunakan kain bersih untuk menghilangan debu dan noda. Kepadatannya pun cukup tinggi sehingga keramik dinding jenis ini cenderung tahan lama. Oleh karena itu, keramik jenis ini sering dipakai pada kamar mandi minimalis.

3. Keramik Dinding Kaca (Glass Tile)

Di awal tahun 2000-an silam, mozaik kaca menjadi tren untuk dipasang sebagai keramik dinding. Khususnya pada dinding di ruang dapur dan kamar mandi. Banyak orang menyukainya karena kemilau keramik dinding kaca yang memberi kesan berkilau. Alhasil, ruangan terasa kian bersinar dan tampak mencolok. Kemilau itulah yang tidak ditemukan pada jenis keramik dinding lainnya. Biasanya, keramik dinding ini jarang dipakai untuk menutupi seluruh tembok. Pemasangannya kerap hanya dijadikan sebagai aksen pemanis.

4. Keramik dari Bebatuan Alam (Natural Stone Tile)

Mau suasana ruangan yang terkesan natural? Cobalah menghiasi dinding rumahmu dengan keramik dinding yang terbuat dari bebatuan alam. Misalnya granit, batu tulis, atau marmer. Tak hanya menarik, desainnya juga akan memberikan aksen yang unik bagi rumahmu.

Keramik dinding dari batu alam sangat cocok diterapkan di dapur atau kamar mandi. Meski begitu, keramik jenis ini harus dipoles dengan rapi untuk menutupi pori-porinya. Bebatuan alam mudah tergores dan cenderung tidak tahan terhadap suhu yang tinggi.

5. Custom Tile Printing

Sesuai namanya, kamu bisa menentukan sendiri warna, motif, maupun tekstur keramik dinding yang kamu idamkan. Keramik dinding ini kerap dikenal pula dengan nama Digital Printed Tile. Sebab desainnya memang menggunakan teknik pencetakan dan manipulasi digital.

Nantinya, motif yang kamu sukai akan di-scan atau diambil oleh kamera digital. Motif tersebut kemudian diolah sedemikian rupa melalui sebuah software photo editing khusus. Motif atau gambar yang telah disetujui oleh kamu dan pihak pencetak selanjutnya akan ditekan lalu dipanaskan di bawah temperatur yang sangat panas hingga gambarnya menyatu secara sempurna ke badan keramik dinding. Tertarik mencobanya?

Terima Kasih telah mengunjungi website kami, smeoga bermanfaat 🙂

 

 

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0888 0289 8802

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thats great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before its published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>