Menata Hiasan Dinding Untuk Ruang Tamu Anda

Ruang tamu merupakan muka dari rumah yang anda tinggali. Kesan pertama konsep rumah biasanya terpancar dari ruang tamunya. Ruang tamu yang tertata dengan baik akan dianggap cerminan dari keseluruhan rumah. Jadi, jangan pernah menyepelekan penataan ruang tamu dan menata hiasan interior untuk melengkapi ruang tamu anda. Bayangkan jika ruang tamu anda tidak tertata dengan baik, para tamu anda pasti akan memandang buruk rumah anda.

Menata Hiasan dinding Interior Rumah Minimalis

menata hiasan dinding untuk keindahan interior ruang tamu harus dipikirkan secara matang agar dekorasi tampak lebih menarik dan penuh estetika. Pasalnya, penataan hiasan interior yang asal-asalan dan tak terkonsep justru hanya akan terlihat semakin berantakan. Sehingga setiap penataannya membutuhkan perhitungan yang tepat. Berikut ini beberapa tips untuk penataan hiasan dinding untuk keindahan interior ruang tamu pada rumah minimalis Anda.

1. Sesuaikan dengan tema interior

Pilih desain hiasan yang sesuai dengan tema pada interior dan desain interior ruangan. Bentuk pigura yang akan digunakan juga perlu dipertimbangkan. Akan lebih baik lagi jika tema foto yang ditampilkan juga sesuai dengan tema minimalis ruang tamu.

2. Tentukan kolase

Terdapat sekitar 10 macam formula kolase untuk ruang tamu yang bisa membuat tampilan dinding terlihat lebih hidup. Penjelasannya ini akan dibahaskan secara mendalam di sub berikutnya.

3. Sesuaikan penataan hiasan

Sesuaikan model penataan hiasan dengan jumlah, ukuran, model, dan macam-macam hiasan yang akan dipasangkan.

4. Tentukan titik fokus

Penataan hiasan dinding pun tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Salah satu kunci agar enak dipandang adalah dengan menentukan satu titik untuk dijadikan focal point. Titik terebut akan memudahkan Anda dalam melanjutkan langkah penataan berikutnya.

5. Menarik garis halus

Setelah membuat satu titik fokus, tariklah garis halus untuk menentukan setiap poisisi dari masing-masing hiasan yang akan ditempelkan/digantungkan.

6. Beri tanda pada dinding

Berikan tanda pada dinding yang akan dipasangkan hiasan. Akan lebih baik jika membuat garis tipis yang seukuran dengan masing-masing hiasan. Untuk mengantisipasi ketimpangan atau penataan jarak tidak sesuai, mengingat ukuran hiasan yang satu dengan yang lainnya cukup berbeda.

7. Tempelkan kertas penanda

Setelah garis tipis dibuat, Anda bisa memulai menempelkan kertas untuk membentuk sebuah kolase hiasan dinding. Pastikan kertas yang digunakan bisa dilepas kembali dan tidak meninggalkan noda pada tembok yang kerap menjadi masalah baru pada dinding rumah Anda.

8. Beri jarak pada hiasan

Selanjutnya, sisakan jarak antara hiasan yang satu dengan yang lainnya agar biasan pada dinding terlihat simetris dan proporsional.

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thatís great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before itís published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>