Tips Penempatan Lampu Ruangan

Lampu adalah komponen rumah yang tidak kalah penting. Cahaya lampu sangat membantu ketika berada dalam ruangan di malam hari atau pada ruangan yang minim dengan cahaya. Lampu yang sering kita jumpai adalah lampu bolam yang sering kita lihat di rumah-rumah, di jalan raya, dan ditempat lain. Sebenarnya ada bermacam-macam lampu loh ! Tahukah kalian apa saja?
Nah, meninggalkan bahasan jenis lampu, bagaimana jika membahas tentang pencahayaan? bagaimana mengatur pencahayaan yang baik? yuk intip tips penempatan lampu di ruangan.
  1. Bentuk ruang. “Apakah ruang berbentuk bujur sangkar, persegi panjang, bundar, atau asimetris sangat menentukan pula bentuk atau model lampu yang digunakan,” ucap Martin Lim, CEO PT Serip Amodara Indonesia. Untuk ruang bujur sangkar gunakan lampu gantung berbentuk bundar atau kotak. Untuk ruang persegi panjang, Martin menyarankan model lampu chandelier atau oval. Sementara untuk ruang bundar gunakan pula chandelier bentuk bundar juga. “Untuk ruang asimetri cocok menempatkan produk Serip yang bisa dibentuk sesuai permintaan. Misal, satu chandelier di tengah ruangan atau penempatan beberapa lampu di beberapa vocal point ruangan,” tambah Martin.
  2. Ukuran ruang. Besar kecilnya area turut menentukan ukuran lampu. Ukuran ruang, menurut Vita, juga berlaku pada besarnya furnitur. “Misalnya, luas meja makan memengaruhi jumlah lampu yang harus dipasang,” ucapnya. Sementara menurut Martin, tinggi ruangan juga menentukan penempatan lampu. Sebaiknya lampu dapat terlihat jelas oleh mata tanpa mengganggu aktivitas di ruangan tersebut.
  3. Fungsi ruang. Menurut Budiman Ong, creative director dari Ong Cen Kuang, penghuni rumah harus tahu apa yang ingin dikomunikasikan dari tiap ruangan. “Begitu juga dengan mood yang ingin diciptakan,” jelasnya. Model lampu dan pendaran cahaya bisa memberikan pengalaman berbeda pada ruang publik atau ruang privasi yang ditempati.
  4. Keselarasan. Terutama dengan benda-benda sekitarnya agar tidak ada yang ‘berteriak’ ingin menjadi titik fokus. “Ruangan akan terlihat tidak seimbang, jika semua inspirasi saling bertentangan dan merebut perhatian,” papar Budiman.
  5. Warna lampu. Warna kuning baik ditempatkan dalam ruangan yang ingin mendapatkan kesan lebih hangat. Pada pencahayaan yang kuat, warna ini juga dapat membuat atmosfer ruangan menjadi lebih dramatis. Sebaiknya warna ini mengisi ruang tamu dan ruang makan. Untuk warna putih, cocok diterapkan pada desain yang ingin menonjolkan sisi modern, juga di ruangan yang mobilitasnya cukup tinggi, seperti dapur, ruang baca, dan ruang kerja.

Nah bagaimana tertarik untuk mencobanya? sangat mudah kok 🙂

Terima kasih sudah mengunjungi website kami, semoga bermanfaat 🙂

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thats great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before its published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>