8 Tips Menata Kamar Untuk Bayi

8 Tips Menata Kamar Untuk Bayi

8 Tips Menata Kamar Untuk Bayi

Ini 4 Cara Membuat Kamar Bayi yang Aman Namun Tetap Nyaman | Orami

Bangun Rumah Jogja Mungkin Moms sudah terpikir tema kamarnya ataupun mainan apa yang akan dibeli untuk melengkapi desain kamar bayi. Akan tetapi, desain kamar bayi tidaklah sesederhana seperti sekedar tema hingga mainan apa saja yang akan dibeli. Juga, mengingat si kecil masih rentan, nggak cuma desain kamar bayi yang nyaman, Bunda juga perlu mempertimbangkan aspek keamanan agar bisa menciptakan desain kamar bayi yang aman untuk buah hati. Bingung bagaimana cara mendesain kamar bayi yang baik dan benar? Tak perlu khawatir, karena kini kita akan membahas mengenai 8 tips menata kamar untuk bayi, mari simak penjelasanya berikut ini.

 

 

1. Menempatkan Boks Bayi

Ini 4 Cara Membuat Kamar Bayi yang Aman Namun Tetap Nyaman -1.jpg

Tempat terbaik untuk meletakkan boks adalah di dekat pintu kamar bayi, sehingga Moms dapat dengan cepat meraihnya bahkan ketika tersandung di tengah malam atau dalam keadaan darurat. Jangan pernah meletakkan boks bayi di dekat jendela, karena Si Kecil dapat terperangkap dalam tirai atau tali jendela, bahkan jatuh melalui jendela.

Untuk keamanannya, jauhkan boks dari semua kabel listrik, dan jangan meletakkan boks bayi di bawah rak atau benda berat yang dapat terjatuh. Selain itu untuk menghindari bayi tersedak, jangan menggantung apa pun di dekat boks bayi dengan tali atau pita. Termasuk mesin white noisenya yang harus digantung di luar jangkauan bayi. Saat bayi bisa duduk, pastikan boks hanya terisi kasur.

 

2. Menempatkan Furniture

Ini 4 Cara Membuat Kamar Bayi yang Aman Namun Tetap Nyaman -2.jpg

Changing table akan lebih efektif dan efisien jika diletakkan di dekat boks. Jangan letakkan semua persediaan di bawah meja. Sebagai gantinya, letakkan beberapa di tempat yang mudah dijangkau. Moms mungkin ingin menggunkan persediaan di area lain rumah.

Baca Juga :  Kuat dan Tahan Lama! Ide Desain Meja Dapur Cor Permanen

Moms juga mungkin akan merasa lebih nyaman jika menempatkan swinger di dekat boks dan pintu. Moms tidak perlu jauh-jauh pergi untuk memindahkan bayi yang sedang tidur di swinger ke boks dan segera pergi setelah itu.

Sebelum bayi memasuki fase merangkak dan memanjat, akan lebih baik jika Moms menempatkan barang-barang di atas ruangan atau memindahkannya ke dinding untuk ditempel atau digantung. Misalnya beberapa mainan, rak buku, kosmetik bayi, dan sebagainya. Ini akan membuat kamar bayi lebih aman namun tetap nyaman untuk dijelajahi Si Kecil.

3. Kabel

Ini 4 Cara Membuat Kamar Bayi yang Aman Namun Tetap Nyaman -3.jpg

Berbicara tentang kabel, pastikan kabel dan monitor bayi, lampu, dan peralatan elektronik lainnya berjarak setidaknya tiga kaki dari tempat tidur bayi.

Yang terbaik adalah jika produk dengan kabel ditempatkan di dekat stop kontak, sehingga kabel dapat disimpan dan tidak bisa dijangkau oleh bayi. Jangan biarkan ada kabel yang menjuntai agar tidak ditarik oleh bayi dan membahayakannya.

Kabel juga harus menjadi pertimbangan saat akan membeli lampu malam. Sebab, lampu malam akan membantu saat masuk dan keluar dari ruangan kamar yang gelap.

Pilih lampu kamar yang berukuran pas dan memiliki kabel pendek sehingga tidak berisiko ditarik. Ini akan membuat kamar bayi semakin aman dan nyaman di malam hari.

 

4. Memilih Cat

Ini 4 Cara Membuat Kamar Bayi yang Aman Namun Tetap Nyaman -4.jpg

Karena akan berada lama di dalam kamar bayi, Moms harus memilih cat dengan bahan terbaik sehingga tidak membuat bayi terpapar bahan kimia. Semua merek cat utama menawarkan formula VOC rendah.

Apa itu VOC? VOC adalah singkatan dari “Volatile Organic Compound”, senyawa organik yang sangat mudah menguap. Tiner dan solvent sendiri termasuk dalam kategori VOC. Untuk mengetahui adanya VOC dalam cat, senyawa organik ini memiliki bau yang khas.

Baca Juga :  Kenali Proses Finishing Pembangunan Rumah

Kendati cat tidak berbau juga belum bisa dipastikan terbebas dari kandungan VOC. Jika kandungannya di dalam cat melebihi batas yang diizinkan, VOC termasuk bahan berbahaya.

Cari cat yang telah memiliki sertifikasi Greenguard untuk menandakan cat rendah emisi seperti halnya organisasi lain bernama GreenSeal. Setelah selesai mengecat, membiarkan jendela terbuka untuk ventilasi.

Terkadang, walaupun harganya mungkin lebih mahal, jika kandungan VOC dan bahan berbahaya lain di dalamnya rendah, maka tidak ada salahnya Moms pilih.

Dalam hal ini, jika Moms menggunakan jasa desain kamar bayi, sebaiknya diskusikan dahulu mengenai pilihan cat seperti yang Moms inginkan kepada desainer yang bersangkutan.

“Lingkungan tidur bayi harus menjadi tempat teraman di rumah. Sementara banyak orang tua baru berfokus untuk menjadikan kamar anak mereka indah, semua orang tua juga harus memikirkan keselamatan terlebih dahulu,” terang Ann Marie.

Untuk lebih mudahnya, silahkan Moms membeli cat non toxic yang banyak direkomendasikan sebagai pilihan cat yang aman untuk kamar bayi.

 

5. Selimut

shutterstock 552797629

Untuk memastikan Si Kecil selalu dalam keadaan nyaman dan hangat di dalam kamarnya, jangan lupa siapkan selimut untuknya.

Dalam memilih selimut, Moms bisa memilih selimut yang menggunakan bahan flanel, karena bahannya mempunyai sifat yang dapat memberi kehangatan optimal di malam hari.

Untuk siang harinya, Moms bisa menggunakan selimut berbahan katun yang mampu menyerap keringat dan lebih terasa sejuk di kulit Si Kecil.

 

6. Perlak Bayi

shutterstock 545998528

Si Kecil pastinya akan sering sekali berganti popok, maka dari itu, Moms juga harus menyiapkan alas ketika mengganti popoknya di kamar bayi.

Perlak merupakan hal penting ketika Moms mengganti popok Si Kecil, selain nyaman untuknya, perlak berbahan anti air juga aman bagi Moms, ketika mengganti popoknya di tempat tidur.

Baca Juga :  Tips Penempatan Lampu Ruangan

 

7. Kelambu

shutterstock 390534658

Fungsi kelambu di kamar bayi adalah sebagai pelindung Si Kecil dari gigitan nyamuk dan serangga. Tetapi, pemilihan kelambu juga harus Moms perhatikan, pastikan kelambu yang digunakan mempunyai bahan yang kuat dan lembut agar Si Kecil terhindar dari iritasi.

Sebagai tambahan, sebaiknya pilih kelambu yang ringan supaya mudah dibersihkan dan dilipat. Selain itu, kelambu yang mempunyai corak warna – warni juga dapat membuatnya senang berada di dalam kelambu.

 

8. Monitor Pemantau

Terakhir yang perlu Moms siapkan di kamar bayi adalah memasang monitor pemantau. Dengan alat ini, Moms bisa memantau keadaan buah hati yang sedang terlelap tidur atau sendiri di kamarnya, sambil beraktivitas di ruangan lain seperti dapur atau ruang kerja.

Dengan monitor pemantau, dijamin buah hati tersayang akan dapat beristirahat dan tidur dengan nyenyak, sehingga ia pun bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal.

Baca Juga : Tips Menata Ruang Belajar Untuk Anak

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat