Inspirasi Scandinavian Design untuk Apartemen Minimalis

Inspirasi Scandinavian Design untuk Apartemen Minimalis

Inspirasi Scandinavian Design untuk Apartemen Minimalis

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor –  Sebuah apartemen biasanya dirancang lengkap dengan furnitur atau perabotan. Terutama pada bagian dapur atau pantry yang sudah terintegrasi. Hal tersebut menjadi salah satu kelebihan sebuah apartemen. Namun, lain daripada itu, apartemen juga biasanya sengaja dirancang dengan sebuah pendekatan gaya desain interior modern minimalis. Tentu bukan sebuah keuntungan bagi yang tidak atau kurang menyukai gaya desain interior tersebut. Tidak semua orang menyukai gagasan minimalis untuk desain interior apartemen mereka. Berikut ini inspirasi scandinavian design untuk apartemen minimalis.

Desain Interior Nuansa Netral dan Simpel

Untuk masalah desain interior, pengembang apartemen memang lebih sering mengusung desain modern minimalis. Sangat jarang unit apartemen dengan desain interior yang memiliki pendekatan gaya industrial, rustic, atau klasik. Pertimbangan ini tentu saja karena developer apartemen lebih memilih merancangnya dengan pendekatan minimalis. Minimalisme saat ini memang satu-satunya pendekatan gaya hidup yang paling populer dan menjadi satu ciri khas gaya hidup modern masyarakat urban. Desain modern minimalis terkesan sangat simple dan sederhana sehingga mendukung mobilitas yang tinggi setiap penghuninya.

Hanya saja, mungkin kamu merasa bosan dengan desain modern minimalis yang terkesan itu-itu saja. Kamu mungkin ingin mengubah desain interior unit apartemen. Namun, di sisi lain kamu juga tidak mau membuang fungsional yang sudah ada dari unit tersebut. Cara ini bisa kamu atasi dengan membuat interior unit apartemen bergaya scandinavian design.
Dengan konsep scandinavian design, kamu bisa mendekorasi atau mendesain ulang dengan menambah kesan trendi dan estetik penampilan sebuah apartemen.

Scandinavian design sangat cocok untuk ruang apartemen yang terkesan kecil. Desain ini juga akan mengatasi minimnya ketersediaan space unit apartemen. Mendekorasi unit apartemen menggunakan pendekatan gaya scandinavian design merupakan langkah yang paling tepat. Kamu masih tetap bisa mengandalkan fungsi dengan meminimalisir penggunaan banyak unsur desain. Pastinya, apartemen kecil bisa terlihat sangat fungsional tanpa kehilangan estetika.

Baca Juga :  Menata Ruang Belajar Anak

Mengenal Scandinavian Design

Scandinavian design pertama kali muncul pada awal abad ke-20 dan mulai mendunia di tahun 1950. Pada periode tersebut, para desainer dari berbagai negara di Eropa memiliki tujuan yang sama untuk menginovasi dan memodernisasikan berbagai gagasan tentang desain hunian. Tujuannya, agar hunian tersebut bisa menjadi tren baru di kemudian hari. Beberapa desainer dari Skandinavia mulai mengembangkan gagasan desain hunian yang lebih mengutamakan fungsi namun tanpa mengabaikan aspek estetika.

Tidak lama setelah itu, konsep hunian dengan arsitektur Skandinavia mulai diperkenalkan pada berbagai acara pameran desain. Misalnya pada ekshibisi Design in Scandinavia yang diselenggarakan pada tahun 1954 oleh Museum Brooklyn. Tidak lama kemudian, beberapa desainer Scandinavian banyak menggelar ekshibisi di Amerika Serikat dan Kanada. Semenjak tahun 1957, tren hunian dengan desain nordic atau scandinavian design telah dipromosikan hampir di seluruh belahan benua seiring dengan ekspansi dan perjalanan bangsa Eropa ke seluruh dunia.

Faktor yang mendukung keberhasilan atas desain ini adalah cara hidup masyarakat Skandinavia yang mengutamakan keindahan, kesederhanaan, dan gagasan desain yang bersih. Dengan beberapa faktor pendukung tersebut, banyak orang memperagakan scandinavian design untuk huniannya hingga saat ini.

Apartemen Minimalis Terlihat Trendi

Tren hunian yang terus berkembang, ternyata tidak serta merta membuang trend scandinavian design, meskipun design modern telah menginvasi banyak model hunian. Begitu juga untuk hunian apartemen saat ini. Ternyata, apartemen bisa diaplikasikan dengan scandinavian design tanpa harus membuang fungsional yang ada di dalam unit.

Kalau kamu ingin apartemen yang minimalis tampak trendi dengan scandinavian design, kamu bisa ikuti tips-tips dari SpaceStock berikut ini.

1. Dominasi Warna Putih

Satu hal yang perlu kamu tahu mengenai scandinavian design ini adalah warna putih merupakan unsur warna dan elemen interior yang paling penting. Warna putih menjadi ciri khas yang membuat kamu dapat dengan mudah mengenali gaya scandinavian design. Aplikasi warna putih bisa kamu terapkan pada dinding dan penggunaan furniture seperti lemari, meja, dan sofa. Warna putih ini juga harus kamu terapkan pada penggunaan sprei dan bed cover di kamar tidur supaya lebih tampak keseimbangan antara aksesoris dan interior.

Baca Juga :  Pondasi Rumah yang Kuat

Warna putih dikenal sebagai warna yang mampu memberi kesan luas, lapang, cerah, dan terang pada sebuah ruangan, sehingga sangat cocok untuk hunian apartemen dengan space yang sangat terbatas.

2. Elemen Kayu

Penggunaan elemen kayu merupakan perwujudan atas scandinavian design. Kamu bisa gunakan elemen kayu sebagai lantai. Elemen kayu merupakan ciri elemen alam yang bisa menampilkan kesan natural ke dalam setiap ruang di unit apartemen. Elemen kayu juga bisa memberi kesan hangat pada ruang yang didominasi oleh warna putih.

Dominasi warna putih dan elemen kayu harus dapat langsung terlihat ketika kamu memasuki ruangan apartemen. Elemen kayu bisa diterapkan pada built-in furniture sehingga menciptakan nuansa yang lebih hangat. Sedangkan, karakter cerah akan lebih tampak pada permainan warna yang dominan putih. Untuk menghindari kesan bosan dengan warna monoton, maka kamu bisa mengkombinasikan tekstur dan finishing dalam satu unsur warna yang sama.

3. Pencahayaan

Dalam setiap desain, pencahayaan merupakan elemen yang tidak bisa dilepaskan. Begitu Pula dengan scandinavian design. Kamu harus memperhatikan pilihan pencahayaan dalam setiap ruang di apartemen. Kamu bisa menggunakan lampu yang terang untuk ruang-ruang tertentu yang ukurannya besar. Misalnya untuk ruang tamu dan ruang keluarga. Sementara untuk kamar tidur yang relatif lebih sempit, kamu bisa memilih lampu warm light yang akan membuat kamar menjadi lebih nyaman dan menenangkan.

Untuk mendukung scandinavian design yang lebih kuat di unit apartemen, kamu bisa menggunakan dua fungsi lampu yang memiliki pencahayaan yang berbeda dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lampu terang bisa digunakan saat kamu aktif beraktivitas dan lampu yang sedikit temaram bisa digunakan untuk waktu bersantai dan beristirahat. Pilihan pencahayaan yang baik dan sesuai akan memberi kesan luas dan nyaman ke dalam keseluruhan ruangan, didukung dengan elemen kayu dan dominasi warna putih.

Baca Juga :  Harga Lantai Kayu Sepadan dengan Kualitas dan Keunggulannya

Jika memungkinkan, kamu bisa memanfaatkan pencahayaan alami dari cahaya matahari. Hanya saja mungkin cukup sulit untuk beberapa ruangan. Namun, kamu masih bisa memaksimalkan pencahayaan dari caraya matahari dengan membuat banyak bukaan seperti jendela dan ventilasi.

4. Penggunaan Aksesori

Aksesori tentu saja jadi elemen yang sangat penting untuk setiap desain ruangan. Namun, agar unit apartemen milikmu lebih cantik dan scandinavian design lebih terasa, kamu harus memperhatikan penggunaan aksesori. Usahakan untuk memilih aksesori yang bisa menghadirkan warna-warna cerah. Sangat disarankan agar kamu memilih aksesori yang bisa dipindahkan seperti bantal, karpet, kursi, kap lampu atau lukisan. Tetapi perlu diingat, kamu harus memperhatikan warna-warna yang akan digunakan. Hindari penggunaan aneka warna yang berkumpul di dalam satu ruangan. Bahkan, sebisa mungkin hindarilah penggunaan lebih dari tiga warna berbeda di dalam ruangan apartemen.

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat