Kloset Duduk atau Kloset Jongkok?

Jasa Bangun Rumah

Kloset Duduk atau Kloset Jongkok?

Kloset Duduk atau Jongkok?

Arsitek Indo Kontraktor – Kloset merupakan suatu yang pasti ada dalam setiap rumah. Pasti tak mungkin jika rumah tidak memiliki kloset. Kloset merupakan tempat dimana kita bisa membuang air besar atau air kecil.

Rumah jaman sekarang sudah banyak yang jarang menggunakan kloset jongkok lagi karena terkesan tidak elegan dan kurang menarik. Kebanyakan orang jaman sekarang memilih menggunakan kloset duduk karena lebih nyaman digunakan.

Kloset ada 2 jenis, yaitu kloset duduk dan kloset jongkok. Kloset jongkok adalah kloset yang digunakan dengan cara jongkok. Kloset duduk adlah kloset yang digunakan dengan cara duduk.

Keuntungan dan Kekurangan Toilet Duduk

Toilet duduk memiliki model dan desain yang lebih modern dan mewah. Toilet jenis ini juga dianggap lebih nyaman digunakan bagi beberapa kalangan, seperti lansia, wanita yang hamil besar, atau penderita cedera lutut.

Namun, harga toilet duduk memang cenderung lebih mahal dibandingkan toilet jongkok. BAB menggunakan toilet duduk pun dinilai tidak lebih sehat dibandingkan kloset tradisional atau toilet jongkok.

Berdasarkan penelitian, buang air besar menggunakan toilet duduk membutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih besar jika dibandingkan dengan toilet jongkok. Padahal, terlalu keras mengejan saat BAB dan atau duduk terlalu lama di toilet duduk dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti wasir dan sembelit.

Selain itu, penggunaan toilet duduk meningkatkan risiko seseorang terjangkit penyakit seperti diare, flu, hingga infeksi kulit. Ini karena toilet duduk mengharuskan bersentuhan langsung dengan permukaan dudukan kloset yang rentan menjadi sarang bakteri, seperti E.coli dan Shigella, atau virus hepatitis A dan norovirus penyebab diare.

Kelemahan dan Kelebihan Toilet Jongkok

Dibandingkan dengan toilet duduk, toilet jongkok memang memiliki kelemahan dari sisi penampilan, yaitu:

  • Modelnya kuno.
  • Dianggap kurang nyaman digunakan. Jongkok saat BAB dapat menyebabkan keluhan nyeri pada tumit dan paha.
  • Tidak cocok digunakan oleh orang yang mengalami gangguan pada pergelangan kaki, misalnya penderita radang sendi, keseleo, patah tulang, hingga tendonitis.

Namun dibalik kekurangannya, BAB menggunakan toilet jongkok memiliki banyak kelebihan dari segi kesehatan. Sejumlah penelitian dan kajian medis menyebut, posisi jongkok saat BAB lebih efektif melancarkan proses BAB. Ini berkaitan erat dengan kinerja otot dan postur tubuh yang mendukung proses BAB.

Posisi jongkok berfungsi mengoptimalkan ruang pembuangan tinja di anus sekaligus membuat otot di anus dan usus besar lebih rileks. BAB pun menjadi lebih mudah serta membantu memaksimalkan pengeluaran tinja.

Sebaliknya pada posisi duduk, otot saluran cerna akan menekan rektum serta menyempitkan saluran dubur. Hal ini menghambat kelancaran BAB dan keluarnya tinja secara maksimal. Selain itu, toilet jongkok juga baik digunakan untuk ibu hamil karena dapat menjaga kekuatan otot panggul.

Penelitian lain menyebutkan, BAB menggunakan toilet jongkok atau dengan posisi jongkok dapat membantu menjaga pergerakan usus, sehingga mencegah kembung, sembelit, dan wasir.

Toilet Jongkok atau Toilet Duduk?

Berdasarkan kajian para ahli mengenai kekurangan dan kelebihan kedua jenis toilet tersebut, penggunaan toilet jongkok untuk BAB lebih disarankan daripada toilet duduk.

Bagaimana kalau di rumah sudah terpasang toilet duduk? Harus dibongkar dan dipasang ulang dengan toilet jongkok? Tidak perlu. Cukup beli bangku pendek alias dingklik untuk diletakkan di bawah kaki ketika BAB. Posisi yang mirip berjongkok ini akan membuat otot-otot usus rileks, dan jalur keluar feses lebih lapang.

Melihat kelebihan dan keuntungan masing-masing jenis toilet, Anda dapat memilih sesuai dengan kondisi Anda. Terlepas dari penggunaan kedua jenis toilet tersebut, jika Anda mengalami susah buang air besar atau tampak ada darah di feses, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Semoga Bermanfaat :))

 

 

Tags: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat