Perbedaan Pernis Kayu dan Plitur Kayu

Perbedaan Pernis Kayu dan Plitur Kayu

Perbedaan Pernis Kayu dan Plitur Kayu

seseorang sedang melakukan pernis pada permukaan kayu

Bangun Rumah Jogja –  Jika Anda ke toko cat atau toko bangunan dan menanyakan cat bening untuk kayu untuk keperluan finishing furniture untuk tampilan natural kayu seperti itu, kemungkinan Anda akan ditawari berbagai jenis pernis dan plitur. Melihat secara dasar, pernis dan plitur untuk finishing memiliki fungsi yanga sama yakni untuk tampilan natural kayu. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat perbedaan pernis kayu dan plitur kayu. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

 

 

Pernis dan Plitur Kayu

Pernis dan plitur sama-sama memberikan warna transparan dan menampilkan warna glossy atau semi glossy. Namun, plitur lebih cenderung memberikan kesan warna yang menguning karena terbuat dari resin serangga.

Pada zaman dahulu, pernis kayu warna transparan ini diproduksi dari kombinasi bahan antara resin, drying oil, dan thinner atau solvent sehingga muncul tampilan transparan dan serat kayunya pun tetap terlihat dengan indah. Dan saat ini, sudah banyak bermunculan pernis water based yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu plitur kayu merupakan shellac yang tersedia dalam bentuk kepingan tipis yang kemudian dilarutkan menggunakan ethanol atau spiritus.

 

Jika dilihat perbedaan pernis dan plitur dapat diambil kesimpulan bahwa keduanya memiliki bahan dasar yang sama yaitu resin. Penggunaan bahan resin inilah yang kemudian dikaji ulang oleh para ahli karena memiliki banyak kelemahan dan dampak negatif pada kesehatan. Seperti bau yang menyengat yang jika dihirup membuat pusing dan apabila mengenai kulit akan membuat iritasi bagi mereka yang memiliki sensitifitas terhadap bahan-bahan kimia.

Bau yang menguat dari pernis tersebut muncul dari gas yang keluar dari efek solvent cat tersebut. Uap gas ini lah yang mengandung VOC (Volatile Organic Compound) yang cukup tinggi sehingga berdampak buruk pada kesehatan dan tidak ramah lingkungan.

Baca Juga :  Mengenal Atap Spandek, Serta Keunggulanya

Oleh karenanya sekarang banyak orang beralih dari pernis solvent based ke pernis water based. Pernis water based ini merupakan pernis yang bahan dasarnya dari water based acrylic alias berbahan dasar air. Ketika mengaplikasikannya pada furniture, maka kamu tidak membutuhkan thinner atau oil semacamnya untuk melarutkan pernis ini, melainkan hanya cukup menggunakan air. Karena dapat larut dalam air, pernis water based ini tergolong jauh ramah lingkungan.

Hasil dari pernis water based juga tidak kalah jauh dengan pernis solvent based karena filmnya yang kuat dan tampilan warna natural dan transparannya yang bagus. Namun, pernis water based tidak mampu memberikan tingkat glossy yang maksimal, tapi jangan ragu karena hasilnya pun cukup mengagumkan.

 

Cara Mengaplikasikan Pernis Kayu

 

Sulitkah cara mengaplikasikan pernis kayu? Tentu saja tidak. Setelah kamu mengetahui fungsinya, hanya perlu air dan kuas untuk mengaplikasikan pernis water based ini. Sebelumnya, kamu sebaiknya mengecat furniture dengan pernis water based ini di dalam ruangan supaya bebas dari debu yang dibawa oleh angin.

Langkah-langkah mengaplikasikan pernis kayu adalah sebagai berikut ini:

 

  1. Pertama yang sebaiknya kamu lakukan adalah mengmplas permukaan furniture hingga benar-benar halus bebas dari kotoran, debu, dan sisa-sisa serabut kayu yang masih menempel di permukaannya. Pastikan kamu menggunakan amplas nomor 220 dan selanjutnya bersihkan dengan menggunakan kain kering bersih atau microfiber yang sudah dibasahi sebelumnya.
  2. Selanjutnya, campurkan pernis cat kayu transparan water based dengan air, menggunakan perbandingan 2:1. Lalu, aduk hingga rata sampai tidak ada endapan.
  3. Ketiga, kuaskan larutan pernis tersebut ke seluruh permukaan furniture searah dengan serat. Cara menggunakan kuas yang benar adalah tarik secara perlahan dan ratakan ke seluruh permukaan kayu, tanpa menekan bulu kuas.
  4. Kemudian, tunggu sampai lapisan coating mengering kurang lebih membutuhkan waktu selama 60 menit, tanpa harus dijemurt. Jika sudah mengering, amplaslah kembali permukaannya secara halus.
  5. Kelima, gunakan kain kering untuk membersihkan debu amplas. Kemudian, ulangi langkah ketiga dan keempat sebanyak dua atau tiga kali lagi sampai akhirnya kamu mendapatkan hasil warna yang diinginkan.
Baca Juga :  Menata Ruang Belajar Anak

Itulah ulasan mengenai perbedaan pernis dan plitur kayu beserta fungsinya masing-masing. Nah, apa masih bingung nie mau membeli pernis atau plitur? Warna transparan pada furniture yang dihasilkan dari pernis atau plitur akan memberikan tampilan yang menarik dan cantik. Baik pernis maupun plitur akan memperlihatkan kesan natural dan eksotis pada furniture kayu di rumahmu lebih meningkat.

Jangan lewatkan artikel menarik lainya seputasr tips dan desain rumah hanya di Arsitek Indo Konraktor!

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat