Tips Membuat Ruang Belajar Anak

Jasa Bangun Rumah

Tips Membuat Ruang Belajar Anak

Tips Membuat Ruang Belajar untuk Anak-Anak

Bangunrumah – Salah satu cara  untuk membuat anak-anak semangat untuk belajar dan mengerjakan PR-nya adalah dengan menyediakan ruangan yang nyaman bagi mereka. Ruangan untuk belajar biasanya memang dibuat didalam kamar. Hanya terdapat kursi dan meja serta tidak didesain secara baik. Hal ini membuat anak-anak atau remaja lebih suka belajar di atas tempat tidur mereka atau di sofa ketika belajar.

Tetapi pikirkan tentang hal itu, jika kitabekerja di rumah, pasti kitamenginginkan ruang yang nyaman kan untuk meningkatkan produktivitas?

Begitu juga dengan anak-anak.

Siapkan sisa ruang di kamar tidurnya untuk merancang sebuah meja belajar. Kemudian, rancang ruang belajar menjadi lebih atraktif. Caranya? Simak beberapa poin berikut ini!

Tips Membuat Ruang Belajar Anak

1. Cari lokasi yang pas

Kita tentu tidak ingin meletakkan meja anak-anak kecil di ujung seberang rumah yang mengakibatkan mereka bolak-balik mengambil peralatan yang mereka butuhkan.

Walaupun kenyataannya anak suka bergerak, namun kamu juga harus memperhatikan tempat merekaa agar memudahkan. Pikirkan juga tipe kepribadian mereka ketika memilih tempat untuk zona belajar.

2. Ciptakan Kenyamanan

Buat ruang yang akan mereka sukai untuk menghabiskan waktu dan mereka lebih mungkin menggunakannya – dan benar-benar menyelesaikan pekerjaan rumah di sana. Pastikan ada cahaya yang cukup atau bahkan lebih. Biarkan mereka mengisi ruang dengan hal-hal yang mereka sukai, dari seni dan poster hingga buku-buku favorit mereka. Anak-anak mungkin tidak menganggap pekerjaan rumah itu keren, jika kita dapat menciptakan ruang keren dimana mereka dapat mengerjakannya, kita mungkin dapatmendorong mereka untuk tetap mengerjakan kewajiban mereka.

3. Kembangkan ruang untuk jam dan kalender

Sangat penting untuk memberikan ruang bagi jam dan kalender yang besar. Jika anak-anak sudah cukup besar, dorong mereka untuk mengisi kalender dengan kunjungan lapangan, acara, tanggal jatuh tempo dan tes yang akan datang.

Melihat semua yang mereka miliki dapat membantu mereka tetap termotivasi dan tetap mengingat jadwal mereka

4. Jangan lupa penyimpanan kertas dan peralatan lainnya

Ruangan yang berantakn bukanlah ruangan yang kondusif untuk dipakai belajar. Anak-anak pastinya memiliki banyak kertas di ruang belajarnya. Entah kertas hasil ulangan, kertas untuk coret-coretan dan apapun. Pastinya kita juga tidak ingin kertas-kertas itu berantakan hingga ke ruangan lain.

Kita tidak dapat menghindari ini sepenuhnya, tetapi kita dapat membantu anak-anak menerapkan sistem yang mempermudah mereka untuk menyimpannya. Kita bisa menggunakan baki yang tidak digunakan untuk meletakkan kertas dan peralatan tulis lainnya.

5. Pastikan sirkulasi udara di ruang belajar baik

Pastikan suhu ruangan tidak terlalu panas atau dingin. Selain itu, usahakan agar ventilasi pada ruangan bekerja dengan baik karena otak membutuhkan asupan oksigen yang cukup agar bisa digunakan secara optimal.

Jika kedua hal ini tidak terpenuhi, maka anak akan kesulitan untuk berkonsentrasi karena suasana ruangan yang tidak nyaman.

6. Tambahkan Musik

Memasang pengeras suara di ruangan tempat anak belajar isa menjadi ide yang brilian. Musik bisa bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas anak. Namun, kamu tidak bisa memasang musik sembarangan. Musik klasik, instrumental atau bergenre indie bisa menjadi pilihan terbaik dibanding musik EDM untuk membantu anak berkonsentrasi.

Walupun musik pop enak untuk didengar, anak akan lebih mudah teralihkan konsentrasinya ketika mendengar musik jenis tersebut.

7. Buat lebih bersemangat dengan galeri

Seperti halnya pekerjaan apa pun, pekerjaan rumah melelahkan jika kamu tidak ingin memiliki sesuatu untuk ditampilkan. Saat membuat ruang belajar, tambahkan fitur area galeri. Gunakan ini untuk memajang karya seni, penghargaan, foto-foto asyik dari sekolah dan rapor yang bagus. Anak-anak jadi termotivasi ketike melihatnya. Pengingat visual hasil positif pekerjaan sekolah dapat membantu mereka tetap  produktif.

8. Sediakan tempat sampah

Manusia yang lebih muda cenderung “hanya membuang barang” di suatu tempat. Jadi kenapa tidak menempatkan tempat sampah diruang belajar ini. Selain membuat ruang belajar tetap bersih, juga bisa membuat anak-anak lebih disiplin.

Nah itu tadi beberapa tips untuk ruang belajar anak-anak. Menarik bukan? semoga bermanfaat.

Tags: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat